<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<rss version="2.0">
	<channel>
		<title>gdp's Comments</title>
		<language>en-us</language>
		<link>https://www.intensedebate.com/users/2155764</link>
		<description>Comments by Judhianto</description>
<item>
<title>Nonton Dunia : Evolusi Oleh Manusia</title>
<link>http://nontondunia.com/2012/01/22/evolusi-oleh-manusia/#IDComment276635175</link>
<description>&lt;b&gt;@Dizal: &lt;/b&gt;benar sekali. Secara tidak sadar kita menghadapi tekanan seleksi karir, sosial dan sebagainya. Kelak yg survive yang akan menentukan lebih lanjut perjalanan manusia secara umum. </description>
<pubDate>Sat, 28 Jan 2012 07:15:52 +0000</pubDate>
<guid>http://nontondunia.com/2012/01/22/evolusi-oleh-manusia/#IDComment276635175</guid>
</item><item>
<title>Nonton Dunia : Pesan Moral Aneh Kisah Nabi Luth</title>
<link>http://nontondunia.com/2011/05/19/pesan-moral-aneh-kisah-nabi-luth/#IDComment275501285</link>
<description>&lt;b&gt;@Ande: &lt;/b&gt;tak perlu jawaban dan tak perlu pertanyaan bila iman di atas nalar. Semua apa yg dinyatakan agama pasti benar, jika absurd kita salahkan saja otak kita yg berpikir. Saya tidak setuju, bagi saya fakta dan nalar kita gunakan untuk menguji validitas klaim2 yg berbasis iman. Terina kasih atas komennya, </description>
<pubDate>Fri, 27 Jan 2012 02:15:35 +0000</pubDate>
<guid>http://nontondunia.com/2011/05/19/pesan-moral-aneh-kisah-nabi-luth/#IDComment275501285</guid>
</item><item>
<title>Nonton Dunia : Altruisme Dan Agama</title>
<link>http://nontondunia.com/2011/09/17/altruisme-dan-agama/#IDComment270717133</link>
<description>&lt;b&gt;@Edi Susanto: &lt;/b&gt;di setiap kelompok selalu ada yang mulia dan bajingan. Kelompok religius dan atheis sama juga.  Tapi di kelompok religius mau tidak mau timbul prasangka: dia baik karena memang baik atau karena ingin sesuatu dari Tuhannya? </description>
<pubDate>Sat, 21 Jan 2012 20:30:08 +0000</pubDate>
<guid>http://nontondunia.com/2011/09/17/altruisme-dan-agama/#IDComment270717133</guid>
</item><item>
<title>Nonton Dunia : Tuhan Dan Evolusinya</title>
<link>http://nontondunia.com/2012/01/17/tuhan-dan-evolusinya/#IDComment268702956</link>
<description>&lt;b&gt;@Edy: &lt;/b&gt; wa &amp;#039;alaikum salaam... tanyain: kapan mampir? </description>
<pubDate>Thu, 19 Jan 2012 14:15:45 +0000</pubDate>
<guid>http://nontondunia.com/2012/01/17/tuhan-dan-evolusinya/#IDComment268702956</guid>
</item><item>
<title>Nonton Dunia : Tuhan Dan Evolusinya</title>
<link>http://nontondunia.com/2012/01/17/tuhan-dan-evolusinya/#IDComment268700402</link>
<description>&lt;b&gt;@Adif: &lt;/b&gt;benar sekali kita butuh teologi baru yang tetap bisa sejalan dengan kemajuan peradaban manusia. Sayangnya para pemuka agama banyak yang mengambil sikap defensif dan memusuhi upaya mencari tafsir baru agama. </description>
<pubDate>Thu, 19 Jan 2012 14:12:40 +0000</pubDate>
<guid>http://nontondunia.com/2012/01/17/tuhan-dan-evolusinya/#IDComment268700402</guid>
</item><item>
<title>Nonton Dunia : Atheis? Itu Melawan Fitrah</title>
<link>http://nontondunia.com/2011/06/11/atheis-itu-melawan-fitrah/#IDComment267620514</link>
<description>&lt;b&gt;@armhando: &lt;/b&gt; terima kasih atas semangatnya.   Apa susahnya bilang Alhamdulillah untuk orang atheis? lha wong preman-preman berjubah juga teriakkan nama suci Tuhan saat berbuat anarki menghajar yg tak sepaham? Ada data yang salah di tulisan saya? saya akan senang untuk membahas bersama.   Dari tulisan blog anda bisa tahu saya? Saya salut.    Saya tidak bisa tergesa-gesa menilai anda dari koleksi tulisan di blog anda.   </description>
<pubDate>Wed, 18 Jan 2012 11:16:00 +0000</pubDate>
<guid>http://nontondunia.com/2011/06/11/atheis-itu-melawan-fitrah/#IDComment267620514</guid>
</item><item>
<title>Nonton Dunia : Tuhan Dan Evolusinya</title>
<link>http://nontondunia.com/2012/01/17/tuhan-dan-evolusinya/#IDComment267517235</link>
<description>&lt;b&gt;@Dizal: &lt;/b&gt;he he.. benar juga. Saya dulu juga punya teman yg selalu gantung atribut berbau TNI di kaca depan mobilnya berdampingan dgn tasbeh. Kombinasi jimat yang sangat efektif menolak bala dari preman jalanan dan preman berjubah... </description>
<pubDate>Wed, 18 Jan 2012 08:31:48 +0000</pubDate>
<guid>http://nontondunia.com/2012/01/17/tuhan-dan-evolusinya/#IDComment267517235</guid>
</item><item>
<title>Nonton Dunia : Cegah Zina, Peliharalah Budak Seks</title>
<link>http://nontondunia.com/2011/06/19/cegah-zina-peliharalah-budak-seks/#IDComment266258534</link>
<description>&lt;b&gt;@Erwin: &lt;/b&gt;Hidup itu sekali, anda bisa memilih jadi rajawali atau bebek. Jadi bebek akan aman jika anda selalu bersama kelompok dan menyesuaikan langkah anda dgn kelompok. Saya pilih jadi rajawali sang penjelajah cakrawala. Pikiran saya tak terikat komunitas apapun, bila ada yg sama atau beda, tak penting bagi saya. Terima kasih komennya. </description>
<pubDate>Mon, 16 Jan 2012 23:33:55 +0000</pubDate>
<guid>http://nontondunia.com/2011/06/19/cegah-zina-peliharalah-budak-seks/#IDComment266258534</guid>
</item><item>
<title>Nonton Dunia : Zombie, Apakah Nyata?</title>
<link>http://nontondunia.com/2012/01/13/zombie/#IDComment265565588</link>
<description>&lt;b&gt;@I2-Harmony: &lt;/b&gt; waduuh.. baru tahu kalau yg di Senayan itu zombie, Semoga tahun 2014 diganti manusia. :D  Masuk log? komen mungkin?  kalo itu saya pake &lt;a href=&quot;http://intensedebate.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;http://intensedebate.com/&lt;/a&gt;  Terima kasih komennya...    </description>
<pubDate>Mon, 16 Jan 2012 05:40:29 +0000</pubDate>
<guid>http://nontondunia.com/2012/01/13/zombie/#IDComment265565588</guid>
</item><item>
<title>Nonton Dunia : Cegah Zina, Peliharalah Budak Seks</title>
<link>http://nontondunia.com/2011/06/19/cegah-zina-peliharalah-budak-seks/#IDComment265210472</link>
<description>&lt;b&gt;@Erwin: &lt;/b&gt;terima kasih untuk memberikan link yg membahas perbudakan dalam Islam.   Saya membacanya, sayang informasi yg ada dalam site tersebut lebih bersifat klaim-klaim yang tak dapat dibuktikan. Beberapa klaim yg saya soroti:    1. Padahal para budak wanita itu bukan sekedar wanita murahan atau rendahan, bahkan dianggap sebagai separuh binatang. Anda bisa bayangkan, mana ada orang di masa itu mau menyetubuhi makhluk setengah manusia dan setengah binatang. Pastilah mereka lebih memilih untuk menikah dengan para wanita mulia, ketimbang menggauli budak. Kalau sampai ada yang menyetubuhinya, mereka pun merasa kurang terhormat.  ==&amp;gt; astaga bagaimana bisa ada anggapan semacam ini. Pada masa itu menggauli budak adalah hal yg wajar dan tidak dipandang sebagai hal yang hina. Dalam kitab tarikh nabi, Nabi semasa hidupnya tercatat pernah memiliki 42 orang budak perempuan. Yang pernah digauli nabi adalah Maria al-Qabtiyya yang (Kristen Koptik) dan Raihanah (Yahudi), dari Maria nabi memiliki putra bernama Ibrahim yang meninggal sewaktu masih kecil. Umat Islam saat itu tidak melihat nabi dengan tidak hormat karena beliau menggauli budaknya, itu hal yg wajar menurut ukuran saat itu.    2. Dengan cara yang sistematis dan proses yang alami, perbudakan hilang dari dunia Islam jauh beberapa ratus tahun sebelum orang barat meninggalkan perbudakan.  --&amp;gt; American Civil War yang salah satu hasilnya menghapus perbudakan di AS terjadi di tahun  1861&amp;ndash;1865. Sedangkan perbudakan masih ada dalam khilafah Ottoman yang berakhir 1924. Pada saat tentara Kemal Attaturk menguasai Istana Topkati, masih terdapat banyak wanita harem yang kebingungan dengan status manusia bebas yg tiba-tiba mereka miliki setelah kesultanan dibubarkan.     3. Dengan sudah berakhirnya era perbudakan manusia oleh sebab turunnya agama Islam, maka otomatis urusan kebolehan menyetubuhi budak pun tidak perlu dibicarakan lagi. Sebab perbudakannya sendiri sudah dileyapkan oleh syariah.  ==&amp;gt; Kapan syariah menghapuskan perbudakan? bukankah tidak pernah ada statemen yg menyatakan bahwa ayat-2 perbudakan sudah dibatalkan atau dicoret dari Qur&amp;#039;an? Justru dgn adanya ayat-2 perbudakan, Qur&amp;#039;an telah melestarikan sistem perbudakan. Karena bagi banyak umat Islam, setiap hukum yg tertulis di Qur&amp;#039;an adalah abadi.  </description>
<pubDate>Sun, 15 Jan 2012 19:46:20 +0000</pubDate>
<guid>http://nontondunia.com/2011/06/19/cegah-zina-peliharalah-budak-seks/#IDComment265210472</guid>
</item><item>
<title>Nonton Dunia : Zombie, Apakah Nyata?</title>
<link>http://nontondunia.com/2012/01/13/zombie/#IDComment263920693</link>
<description>&lt;b&gt;@Dizal: &lt;/b&gt; Ha.. ha.. bisa saja sampeyan.   Terima kasih komennya  </description>
<pubDate>Sat, 14 Jan 2012 07:46:57 +0000</pubDate>
<guid>http://nontondunia.com/2012/01/13/zombie/#IDComment263920693</guid>
</item><item>
<title>Nonton Dunia : Nurani, Kitab Suci Kita</title>
<link>http://nontondunia.com/2011/12/25/nurani-kitab-suci-kita/#IDComment247348956</link>
<description>&lt;b&gt;@Edy: &lt;/b&gt;Saya rasa begitu.   Pertanyaan berikutnya mungkin: kalau begitu apakah ada Tuhan?   Saya percaya ada, tapi seperti yang dikatakan Qur&amp;#039;an: Ia berbeda dengan mahluk - yang berarti diluar dari segala yg kita bayangkan atau yang digambarkan dalam agama.  Agama adalah cara yang terprogram dalam otak kita untuk mencapai potensi tertinggi kita.     Saya tertarik mengutip jawaban Buddha ketika ia dicecar pertanyaan tentang Tuhan:   Penanya seperti seseorang yang ditembak panah beracun dan menolak pengobatan sampai tahu nama penyerangnya dan darimana dia. Dia akan mati sebelum mendapatkan informasi yang sangat tidak berguna itu. Ada atau tidak ada Tuhan, rasa sakit, kebencian, kesedihan dan duka cita akan tetap ada.  &amp;quot;Muridku, itu tidak akan membantumu, tidak akan berguna dalam pencarian kesucian, tidak akan mengantar kepada kedamaian dan pengetahuan tentang Nirwana&amp;quot; (saya kutip dari buku: Masa Depan Tuhan (The Case of God) - Karen Armstrong)  </description>
<pubDate>Mon, 26 Dec 2011 02:49:12 +0000</pubDate>
<guid>http://nontondunia.com/2011/12/25/nurani-kitab-suci-kita/#IDComment247348956</guid>
</item><item>
<title>Nonton Dunia : Nurani, Kitab Suci Kita</title>
<link>http://nontondunia.com/2011/12/25/nurani-kitab-suci-kita/#IDComment246597082</link>
<description>&lt;b&gt;@Adif:&lt;/b&gt; out of date di area mana? kalau ada koreksi disana-sini, itu adalah hal yg wajar dari ilmu yg terus berkembang. Kalau berhenti berkembang ia bukan ilmu tapi dogma. Terima kasih komentarnya.  </description>
<pubDate>Sun, 25 Dec 2011 01:44:52 +0000</pubDate>
<guid>http://nontondunia.com/2011/12/25/nurani-kitab-suci-kita/#IDComment246597082</guid>
</item><item>
<title>Nonton Dunia : Keputusan Moral Yang Tidak Rasional</title>
<link>http://nontondunia.com/2011/09/03/keputusan-moral-yang-tidak-rasional/#IDComment246564130</link>
<description>&lt;b&gt;@Yeyen Jangga: &lt;/b&gt;semoga bisa membantu, terima kasih.  </description>
<pubDate>Sun, 25 Dec 2011 00:34:40 +0000</pubDate>
<guid>http://nontondunia.com/2011/09/03/keputusan-moral-yang-tidak-rasional/#IDComment246564130</guid>
</item><item>
<title>Nonton Dunia : Islam Anti Nalar. Benarkah?</title>
<link>http://nontondunia.com/2011/05/26/islam-anti-nalar-benarkah/#IDComment245257376</link>
<description>&lt;b&gt;@Adif Sahab: &lt;/b&gt;Saya setuju. Rasionalisme Islam harus disuburkan untuk membentuk generasi muda yang menatap masa depan, bukan sekedar bernostalgia dengan kejayaan masa lalu.      </description>
<pubDate>Fri, 23 Dec 2011 08:10:38 +0000</pubDate>
<guid>http://nontondunia.com/2011/05/26/islam-anti-nalar-benarkah/#IDComment245257376</guid>
</item><item>
<title>Nonton Dunia : Agama, Demonstrasi Kredibilitas Para Nabi</title>
<link>http://nontondunia.com/2011/07/04/agama-demonstrasi-kredibilitas-para-nabi/#IDComment245204221</link>
<description>&lt;strong&gt;@Adif Sahab: &lt;/strong&gt;Realitas? apa itu.  &lt;b&gt;Jika realitas adalah sesuatu yg obyektif,&lt;/b&gt; maka ia hadir tanpa terpengaruh oleh kerangka pikiran siapapun yg mengenalnya. Satu-satunya realitas objektif adalah alam nyata ini, alam yg di lihat oleh panca indera kita. Ia hadir apa adanya. Anda Islam, Kristen, Budha atau apapun itu, melihat realitas alam nyata dengan sama, dengan indra.  Ia objektif, ia bisa diukur.  &lt;b&gt;Jika realitas adalah sesuatu yg subyektif, &lt;/b&gt; maka ia hadir sesuai dgn kerangka pikiran yang mengenalnya.  Dengan tasawuf, setelah &amp;quot;hijab&amp;quot; terangkat, seorang sufi akan melihat &amp;quot;realitas lain&amp;quot; sesuai dgn kerangka tasawuf.  Dengan kerangka pandangan Hindu, seorang Yogi akan melihat &amp;quot;realitas lain&amp;quot; yang berbeda dgn yang dilihat Sufi.  Begitu pula disetiap agama, ada disiplin serupa tasawuf yang bisa mengungkapkan &amp;quot;realitas lain&amp;quot; sesuai dgn kerangka agama tersebut.  Realitas subyektif sangat terbatas. Ia hadir secara personal dan tidak dapat diverifikasi secara umum. Orang tidak akan bisa membedakan antara realitas yg disampaikan oleh seorang yang memperoleh ma&amp;#039;rifat dan apa yg yang disampaikan oleh orang yg mengalami halusinasi; karena dua-duanya tidak bisa diverifikasi dan dua-duanya merupakan pengalaman personal.    Terima kasih untuk komentarnya... </description>
<pubDate>Fri, 23 Dec 2011 06:33:57 +0000</pubDate>
<guid>http://nontondunia.com/2011/07/04/agama-demonstrasi-kredibilitas-para-nabi/#IDComment245204221</guid>
</item><item>
<title>Nonton Dunia : Cegah Zina, Peliharalah Budak Seks</title>
<link>http://nontondunia.com/2011/06/19/cegah-zina-peliharalah-budak-seks/#IDComment232489617</link>
<description>&lt;b&gt;@M.Irfan: &lt;/b&gt;wah sepertinya anda punya banyak info yang bisa dibagikan, lebih baik dituangkan di blog, nanti bisa saya kunjungi. Saya sih menulis berdasarkan apa yang menarik bagi saya.    </description>
<pubDate>Sun, 4 Dec 2011 06:58:00 +0000</pubDate>
<guid>http://nontondunia.com/2011/06/19/cegah-zina-peliharalah-budak-seks/#IDComment232489617</guid>
</item><item>
<title>Nonton Dunia : Cegah Zina, Peliharalah Budak Seks</title>
<link>http://nontondunia.com/2011/06/19/cegah-zina-peliharalah-budak-seks/#IDComment231794380</link>
<description>&lt;b&gt;@M.Irfan: &lt;/b&gt;terima kasih untuk dukungannya.  Mengenai Isra&amp;#039; Mi&amp;#039;raj, saya beberapa kali membaca tulisan yg menyerang kebenaran peristiwa Isra&amp;#039; Mi&amp;#039;raj, tapi saya tidak menganggap argumen dalam tulisan itu cukup bermutu untuk diperhatikan.  </description>
<pubDate>Fri, 2 Dec 2011 19:31:02 +0000</pubDate>
<guid>http://nontondunia.com/2011/06/19/cegah-zina-peliharalah-budak-seks/#IDComment231794380</guid>
</item><item>
<title>Nonton Dunia : Islam Anti Nalar. Benarkah?</title>
<link>http://nontondunia.com/2011/05/26/islam-anti-nalar-benarkah/#IDComment231570201</link>
<description>&lt;b&gt;@Dizal: &lt;/b&gt;Terima kasih, bila diskusi kami bisa menambah wawasan anda.   </description>
<pubDate>Fri, 2 Dec 2011 09:04:02 +0000</pubDate>
<guid>http://nontondunia.com/2011/05/26/islam-anti-nalar-benarkah/#IDComment231570201</guid>
</item><item>
<title>http://firmanazka.blogspot.com/ : Urgensi Dakwah Mahasiswa Demi Tegaknya Syariat Islam</title>
<link>http://firmanazka.blogspot.com/2011/12/urgensi-dakwah-mahasiswa-demi-tegaknya.html#IDComment230788405</link>
<description>Di era modern ini, suatu sistem pemerintahan akan berjalan jika didukung rakyat. Pemaksaan sistem negara dari kelompok elit tidak akan bertahan lama jika tidak didukung rakyat.  Kalau memang khilafah merupakan sistem yg baik, para pendukungnya harus menjelaskan secara detil bagaimana pelaksanaannya kelak, bukan cuma jargon2 indah tanpa detil atau nostalgia masa lalu. Bila unggul, pasti rakyat mendukung.  Untuk melihat khilafah dalam sejarah, bisa berkunjung ke tulisan berikut: &lt;a href=&quot;http:\/\/nontondunia.com\/2011\/05\/01\/khilafah-negara-islam-dalam-sejarah\/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;strong&gt;Khilafah. Negara Islam Dalam Sejarah&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; </description>
<pubDate>Thu, 1 Dec 2011 05:18:34 +0000</pubDate>
<guid>http://firmanazka.blogspot.com/2011/12/urgensi-dakwah-mahasiswa-demi-tegaknya.html#IDComment230788405</guid>
</item>	</channel>
</rss>